Tampilkan postingan dengan label puisi bijak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi bijak. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Agustus 2012

HIDUP

Seperti asam manisnya buah stroberi...
Hidup juga seperti itu.
Ada saatnya kita harus mengalami kesedihan, dan tentu saja, kebahagiaan.

Luka akan menguatkanmu.

Mengajarimu tentang arti bahagia.

Luka pulalah yang akan menyadarkanmu,
Bahwa bahagia sesungguhnya adalah anugerah (Irin Sintriana).

Sabtu, 07 Juli 2012

AJARI AKU














Tuhan...
Ajari aku untuk tetap berpijak pada bumi.
Untuk tetap mengasihi orang-orang yang menyakiti.

Ajari aku untuk bersabar, dan selalu mau belajar.
Ajari aku untuk berani bermimpi,
dan mau berusaha agar mimpi itu tidak sekedar dalam imaji.

Ajari aku untuk melapangkan hati di saat kegagalan menyapa...
Untuk tetap bersyukur atas semua yang telah ada.

Dan satu yang terpenting dari segalanya,
Ajari aku untuk terus percaya dan mencintai-Mu... selamanya (Irin Sintriana).

Kamis, 12 April 2012

HAYATILAH HIDUP INI




Masa lalu sudah berlalu,
Tetapi masa kini adalah selama-lamanya.
Keluarlah dan angkatlah detik-detik hari ini,
Seolah-olah kita hanya hidup hari ini saja.
Alami dan nikmati saat-saat kehidupan kita.
Kita hanya punya satu kehidupan untuk dihayati,
Jadi hayatilah seperti seorang jagoan.
Jangan ada penyesalan di kemudian hari saat menengok ke masa lalu.
Buatlah keputusan yang menyenangkan.
Bila merasa tepat, lakukanlah.
Ini hidup kita dan bukan hidup orang lain.
Jangan biarkan seorang pun memadamkan semangat kita.
Jangan hidup dalam bayangan dan mimpi-mimpi orang lain.
Bila kita punya mimpi, berusahalah.
Dan mimpi itu barangkali akan terwujud.

(Judy dan Katie G.)

Minggu, 01 April 2012

MENGERTI











Sendok membuat garpu mengerti bahwa mereka diciptakan berdua adanya
Dan mereka harus saling melengkapi
 
Matahari membuat langit biru mengerti
Bahwa mereka diciptakan untuk menjadi bagian dari pagi
Dan mereka kini tak terpisahkan lagi

Bintang membuat rembulan mengerti bahwa mereka diberikan kebersamaan,
untuk memperindah malam
Dan mereka selalu hadir berdua

Daun membuat batang mengerti
Bahwa mereka diciptakan bersama untuk memperindah bunga
Maka tumbuhlah mereka berdua, tanpa saling menyakiti

Api membuat lilin mengerti bahwa mereka harus bersama untuk menerangi dunia
Dan mereka pun membuat gelap menjadi terang

Begitu pula dengan manusia...
Tuhan menciptakan kita dengan kedua tangan-Nya sendiri
Merengkuh kita dalam kasih yang abadi
Menjadikan kita tidak sempurna untuk saling melengkapi dan berbagi
Menjadikan kita berbeda untuk memberikan warna kehidupan duniawi
Agar kita mengerti bahwa kita semua punya kekurangan dan kelebihan diri
Supaya kita mau berbagi dan tidak menyombongkan diri
Dan Tuhan membuat aku mengerti, Dialah seniman terbaik di dunia.

Irin Sintriana, 2005 (tanpa pengubahan)

Selasa, 27 Maret 2012

IA ADA BERSAMAMU





Bila hatimu dilanda kegelisahan,
 Berdoalah...
Tuhan akan menolongmu keluar dari kegelisahan itu

Bila hatimu sedih dan kau ingin menangis,
Menangislah...
Tuhan akan membasuh airmatamu
 
Bila gundah gulana menyelimuti hatimu,
Pejamkanlah matamu, rasakan...
Tuhan ada untuk menenangkanmu
 
Bila kau merasa sendiri dan tak ada seorangpun yang menemanimu,
Sesungguhnya Tuhan ada di sisimu
  
Dalam gelap ataupun terang
Dalam tangis ataupun tawa
Dalam kesepian ataupun keramaian
Tuhan selalu ada, bersamamu...

(Irin Sintriana, 2010)